Senin, 06 Desember 2010


Tsunami Matahari

Tsunami Matahari - kabar terbaru yang saya dengar adalah terjadinya badai matahari yang menyebabkan ledakan besar terjadi pada minggu lalu dan dikatakan akan menimbulkan ancaman tsunami matahari. Matahari memancarkan yang sangat terang dan spektakuler. Menyemburkan beribu ton plasma menjadi atom kemudian menyebar ke antar planet.

Foto lebih lengkap bisa ke sini

Bumi yang kita hinggapi akan terancam oleh semburan plasma akibat ledakan besar Matahari tersebut. Menurut pengamat, ledakan ini akan menuju bumi pada tanggal 4 Agustus 2010, hari ini. Ledakan tersebut biasa disebut pelemparan massa coronal.

Ledakan pelemparan massa coronal ini terekam oleh NASA Solar Dynamic's Observatory (SDO), sebuah pesawat luar angkasa yang diluncurkan pada Februari lalu. SDO menyediakan pemandangan matahari yang lebih baik dibanding HD quality pada panjang gelombang tertentu. Pada saat semburan massal coronal ini mencapai bumi ia akan berinteraksi dengan gelombang magnetik bumi, dan berpotensi menciptakan badai geomagnetik. Arus partikel Matahari turun ke garis menuju tiang Bumi. Yang jelas badai Matahari ini di anggap tidak terlalu membahayakan satelit atau jaringan listrik! heheh.

Candi di Bawah Laut


Foto Candi bawah laut - Candi di bawah laut benarkah? telah beredar foto candi di bawah laut hasil upload dari seorang pengguna twitter. Sungguh mengesankan melihat foto candi bawah laut tersebut. Saat ini pemberitaan candi di bawah laut marak dibicarakan oleh warga twitter. Mereka mempertanyakan keaslian foto tersebut. Menurut kabar foto candi di dasar laut itu berada di daerah laut Jawa dan Bali.



Ada 2 foto yang berhasil saya dapatkan, foto pertama terlihat tumpukan batu yang sudah berlumut dan tampak sangat mirip dengan candi pada umumnya. Fotonya cukup visibility. Foto candi bawah laut yang kedua, ini lebih keren lagi. Karena terlihat ada gapura yang menjulang dan mengingatkan kita akan gapura-gapura yang ada di Bali.

Sampai saat ini berita foto candi di bawah laut ini sudah diterima oleh pihak Kementerian Budaya dan Pariwisata (Kemenbudpar). Dan akan difollow up keaslian foto tersebut. Pihak Kemenbudpar berencana menemui pengupload foto candi di bawah laut tersebut.